Rencana Gagal

1355 Kata

BAB 15 Di ruangan Alfaro, ia sangat senang rencananya berjalan dengan lancar. Ia berencana untuk keluar berdua bersama Ara dengan alasan untuk bertemu kliennya. Padahal ia akan membahas masa lalunya dulu dengan Ara, meski tidak terlihat seperti kencan namun dirinya puas walau hanya memandangi wajah mungilnya. “Raly, kamu harus memaafkan ku.” ucap Alfaro lirih sambil bersender di kursi kebanggaannya dengan senyum yang terukir jelas di wajah tampannya. Di sisi lain, Ara Nampak tidak semangat dengan kerjanya hari ini. Dari pagi ia datang sengaja untuk menghindari Alfaro, dirinya sangat malas jika melihat wajah bos gilanya itu. Namun takdir berkata lain, ketika dia ingin menjauh mengapa selalu saja gagal. Bagaimana mungkin dirinya akan bersedia makan dengan klien Alfaro lagi sedangkan kem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN