BAB 18 Alfaro dan Ara sudah tiba di kantor setelah melaksanakan makan siang bersama. setelah Ara kembali dari toilet Alfaro langsung mengajaknya untuk segera kembali ke kantor, tentu saja Ara menurut. Namun Ara merasa sedikit aneh, sejak kedatangannya dari toilet, pria itu senyum-senyum sendiri. Ia sempat berpikir jika Alfaro sedang di rasuki jin atau setan dari restoran. menurutnya Alfaro adalah tipikal orang cuek dan dingin tapi kali ini sudah berbeda dengan senyuman manis terpancar cerah dari wajah tampannya. ‘Apa yang sudah terjadi dengannya? Kenapa aneh sekali?’ gumam Ara dalam hati sembari berjalan di belakang mengikuti Alfaro. Mereka berjalan Bersama menuju parkiran namun Ara masih menatapnya dengan heran. Mobil melaju dengan sedang, hanya ada keheningan di antara keduanya d

