jam terus berputar dan berganti dari menit ke menit. memang benar-benar kelakuan pria itu. dari awal buka, hingga sore hari dan mau pergantian shift apk Edwar masih saja betah duduk disana. laptop yang dibuka nya pun tak meyakinkan jika saat ini pria itu sedang bekerja. sementara itu ,Bulan yang bersyukur sebentar lagi akan meninggalkan kafe itu terlihat sumringah. saat hendak menuju toilet , Bulan berpapasan dengan Bu Nancy. setelah basa-basi sebentar. akhirnya Bu Nancy mencoba untuk membuka obrolan seputar Pak Edwar.
"Lan! kamu kayaknya punya tamu istimewa ya di kafe ini?" tanya Bu Nancy yang tak tau tujuan nya mengejek atau yang lain nya.
"Ibu ini ada-ada aja ya! mana ada Bu" elak Bulan dengan memasang wajah bete. karena tau dan paham dengan reaksi yang diberikan Bulan. Bu Nancy pamit untuk segera pergi dan menyudahi obrolan itu.
tanpa sepengetahuan Bulan ,ternyata ada sepasang mata yang mengamati gerak gerik nya. tak lain dan tak bukan orang itu adalah suruhan dari Bu Jenni. istri pak Edwar yang sudah tau jika suaminya itu main di belakang nya.
[Bu , saya sudah mengantongi siapa yang menjadi selingkuhan pak Edwar! dia salah satu karyawan kafe mawar] pria dengan memakai masker dan kacamata itu mengirim pesan dan kemudian menunggu balasan dari Bu Jenni.
hitungan detik, ponsel nya menerima balasan pesan dari Bu Nancy.
[oke, tugas kamu yang pertama sudah berhasil! jangan lupa lanjut tugas lain yang akan saya berikan nanti! uang untuk tugas ini sudah saya transfer] pria misterius itu langsung bergembira kala melihat ujung dari kalimat itu yang mengatakan jika uang bayaran nya telah di transfer.
tanpa menunggu dan membuang waktu lagi, pria misterius itu meninggalkan Kaffe Mawar.
sementara itu dirumah mewah yang dihuni nya, Bu Jenni akan membuat perhitungan pada wanita yang sudah berani bermain gila dengan suaminya itu.
'Kaffe Mawar.. ternyata selera mu rendah juga Edwar, main nya kok Ama pelayan kafe, liat nanti ya! '
Bu Jenni yang sudah terbakar api cemburu itu berubah 180° . semua kecurigaan nya pada pak Edwar menemukan suatu titik yang membuncah.
terkadang, hal yang benar bisa jadi salah dan yang salah justru menjadi benar. sebuah informasi yang hanya di pantau dengan sekejap mata saja bisa menimbulkan permasalahan lagi . ada kalanya kita harus selalu membuka mata dan juga mencari serta tak gegabah dengan informasi yang hanya mendorong nafsu kita untuk bertindak diluar akal.
demi menenangkan hati nya yang teramat panas, Bu Jenni memilih untuk me time di salon langganan nya. mobil putih yang mengkilap itu dikeluarkan dari garasi nya. penjaga keamanan di rumah mewah itu membukakan gerbang yang seperti gerbang istana itu untuk nyonya besar nya.
karena tak ingin terlalu kepo dengan majikan nya itu. Pak Bambang hanya tersenyum saja namun Bu Jenni tidak menanggapi nya dan hal itu tak pernah diambil pusing oleh supir pribadi sekaligus pekerja nya itu.
'ah mungkin nyonya lagi banyak pikiran, kemarin kan abis ribut Ama tuan' batin nya
'lah kenapa aku jadi kepo banget ya, udah udah.. kerja!!ambang kerja!!..' Pak Bambang bermonolog sendiri sembari menyapu pekarangan yang banyak sekali daun berguguran.