24. Gendhis Labil Pilih Siapa

1191 Kata

"Cih, ngapain pula dia ke sini, mengharapkan aku ngemis ke dia? Ogah lah yau .. Nehi dehi tante merry. Daripada ngejar dia yang didapat cuma caci makian mending ngejar duit yang jelas bisa dipakai untuk jajan. Dasar orang sok.. Siapa elu? Sok ganteng dan penting banget sih jadi orang," Gendhis tiada henti menggerutu. "Eh tapi orangnya memang ganteng sih!" Bolehlah Gendhis memuji dikit. Ibunya pun datang bersama ayahnya yang baru keluar dari ruangan khusus sang pemilik resto. "Mbak, kenapa manyun?" Tegur Bima ayahnya Gendhis. "Gak papa, Yah." "Beneran? Apa ada masalah?" "Tidak ada, Yah." "Sejam lagi ayah sama ibu mau pulang, mbak mau ikut pulang sama ayah atau sama Juna?" "Sama ayah sajalah, tapi kenapa tidak pulang sekarang saja, Yah?" "Ibu mau nyelesaikan laporan dulu, belum la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN