“Ngapain ke sini?” tanya Arga saat melihat sang adik berjalan beriringan dengan Jordan. “Mau ambil motor di parkiran,” sahut Denisha sekenanya. “Motor?” Denisha menjawab dengan anggukan. “Terus kenapa masih di sini? Bukan langsung ke tempat parkir saja?” “Ih, Kakak nyebelin!” Denisha menghentakkan kakinya kemudian berbalik pergi meninggalkan ruangan sang Kakak. Dapat Arga lihat, samar-samar Jordan tampak menghembuskan napas lega saat Denisha pergi. Hal itu membuat Arga berpikir bahwa sebenarnya Jordan terganggu dengan adanya Denisha di sekitar pria itu. Sepertinya memang Jordan masih belum bisa melupakan Arinta meski sudah tak mungkin untuk mendapatkan Arinta lagi. Arga tak lagi memusingkan hubungan antara adiknya dan asistennya. Masa bodo! Hari ini dia malah dipusingkan oleh Annisa

