BAB 52 - Pengakuan Kilat

1261 Kata

Denisha dan Jordan kini sedang berada di atas kuda besi yang tengah melaju membelah jalanan kota itu. Dengan kecepatan sedang, Jordan melajukan motor sewaannya itu agar Denisha tiba di rumahnya tak kurang apapun. Tadinya, Jordan mengira kalau Arinta yang sedang berdua dengan pria lain. Nyaris pria itu marah saat melihat gadis itu dari kejauhan. Namun, saat langkah pria itu tak kurang dari sepuluh langkah, pria itu menyadari kalau gadis itu adalah Denisha. Meski demikian, tak membuat rasa panas di dadanya kembali dingin. Layaknya es batu keras yang tak kunjung mencair, pria itu justru menarik lengan gadis itu untuk meninggalkan pria itu. Dan tanpa Jordan tahu, gadis itu justru berkirim pesan dengan lelaki itu yang nyaris menggoda Jordan karena ia adalah pecinta pria tampan seperti Jordan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN