BAB 46 - Prank?

1161 Kata

Annisa tertegun. Gadis itu merasa dirinya sedang berada di dunia mimpi. Mendengar nama Arga yang disebutkan sebagai mempelai pria, Membuat Annisa terkejut bukan main. Annisa mencubit lengan orang yang ada di sampingnya. Entah lengan siapa yang ia cubit. Hanya memastikan kalau semuanya bukanlah mimpi. Menyadari kalau dirinya menapak di dunia nyata, Annisa merasa geram dan kecewa. Dia Merasa dirinya dikerjai habis-habisan. Dia benar-benar tak ingin kejutan pernikahan seperti ini. Ia yang tidak tahu menahu mengenai calon mempelainya, kini diberi kejutan bahwa pria yang kini sudah sah menjadi suaminya adalah Arga. Annisa merasa dipermainkan oleh Arga dan keluarganya. Ingin rasanya ia marah kepada semua orang yang terlibat. Namun Annisa berusaha menahannya. Gadis itu tak ingin gegabah dalam me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN