BAB 45 - Dipingit

1214 Kata

“Memangnya ada apa dengan Arinta?” tanya Jordan lagi. “Sepertinya kamu sesekali harus mengorek informasi mengenai orang lain yang kamu sukai, deh. Dan kayaknya kamu juga perlu mengorek informasi mengenai hatimu dulu. Jangan sampai seperti Arga. Ribet urusannya,” jawab Amanda dengan santainya. Perkataan Amanda tampak seperti menyiratkan sesuatu. Sepertinya gadis itu lebih banyak tahu tentang keluarga Adipraja, dibandingkan dengan dirinya. Annisa dan Arga berjalan ke arah mereka berdua. Tanpa berkata-kata lagi, Arga masuk ke dalam mobilnya bersama dengan Jordan. Meninggalkan Annisa dan Amanda. Arga yakin Amanda akan menjaga Nisa dengan baik. Mobil yang membawa Arga dan Jordan kini sudah semakin menjauh. Mobil hitam itu meninggalkan area pelabuhan di Kota Probolinggo. Meninggalkan janji y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN