BAB 44 - Pengakuan

1104 Kata

Pagi itu, sesuai janji, Amanda membawa Arga dan Annisa bertemu. Mereka memilih turun gunung, sekaligus mengantar kepulangan Arga ke Surabaya. Kini mereka berada di sebuah tepian laut yang saat ini tengah surut. Amanda dan Jordan meninggalkan Arga dan Annisa berdua untuk berbicara dari hati ke hati. Berharap kesalahpahaman antara keduanya berakhir di sini. Sebelum nanti keduanya akan hidup dengan jodoh mereka masing-masing. Keduanya kini duduk di tepian laut. Tenggelam dalam hening, tanpa sapa. Hanya duduk berdampingan berdua. Menikmati matahari pagi yang masih akan menampakkan sinarnya. Arga sadar waktunya kali ini sudah tak banyak. Tapi dia tak tahu harus memulai pembicaraan dari mana. Namun ia tak ingin momen itu terbuang sia-sia. “Maukah kamu ikut denganku ke Surabaya? Menemui Mama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN