BAB 29 - Yang disukai Denisha

1086 Kata

“Ngapain kamu ke sini?” Bentak wanita itu. “Eh, Tante! Tante tuh yang ngapain ada di sini! Seenaknya aja maen tampar tunanganku!” sentak Arga tak kalah sengit. Arga memasang badannya, menghadapi wanita itu. Dia tak mau wanita itu semakin menyakiti Annisa. Melihat wanita itu menampar Annisa saja, Arga merasakan nyeri di dadanya. Bagaimanapun juga, meski belum ada cinta di antara mereka, Arga wajib melindungi Annisa. Apalagi Annisa adalah menantu kesayangan keluarganya. Lebih baik menghadapi emak-emak di hadapannya ini daripada menghadapi amukan orang tuanya. Kalau melindungi Annisa begini, siapa tahu Arga bisa dapat bonus dari kedua orang tuanya. Ya, kan? Pembaca gak usah protes, ya? Kalau Arga masih sering ngarep tambahan uang jajan... “Eh, Nak Arga. Maksud Tante bukan begitu. Tante gak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN