Annisa dan Arga sudah tiba di rumah Revan dan Rheina. Keduanya disambut dengan suka cita. Arga menyuruh Annisa istirahat di kamar yang kini sudah menjadi milik mereka berdua. Arga merasa kalau Annisa pasti sangat capek hari itu. Arga ingin sekali kembali beristirahat dengan istrinya, namun hal itu tak dapat ia lakukan. Orang tua dan Adiknya menahan dirinya supaya menceritakan pengalaman malam pertama keduanya. Mereka penasaran dengan malam pertama dari manusia kulkas seperti Jordan. "Ga, bagaimana? Lolos?" tanya sang Mama. Arga mengernyitkan alisnya. "Lolos? Apa yang lolos, Ma? Arga 'kan gak ujian?" "Maksud Mamamu, udah belum tadi malam? Itu loh, malam pertama," ucap sang Papa melirih. “Malam pertama apaan. Lah hari ini masih kerja,” jawab Arga enteng kemudian berlalu menuju kamarnya

