Annisa akhirnya diantar oleh Siska dan suaminya. Kalau tadi perjodohannya dengan Arga tak diumumkan ke publik, mungkin ia mau menerima tawaran Deksa. Namun, kini ia tak bisa menerima tawaran pria lain saat ‘tunangannya’ menawarkan diri untuk mengantar. Dan tak mungkin juga Annisa menerima tawaran Arga karena malam itu adalah acara ulang tahunnya. “Terima kasih, Mbak, sudah mengantar Annisa,” ucap gadis itu. “Sama-sama. Ya udah, kamu buruan kembali ke asrama. Biar gak kekunci di luar lagi.” Saat itu malam memang masih belum terlalu larut. Namun, jika Annisa tak pulang lebih dulu, mau tidur di mana dia? Sementara keesokan harinya dia ada kelas pagi sebelum magang. *** “Sudah sampai?” sebuah pesan Annisa terima di ponselnya. “Baru saja sampai kamar,” balas Annisa. “Tumben ini orang tany

