Annisa dan Arga tampak canggung. Mereka hanya berdua di apartemen Arga. Tak pernah sekalipun Arga menerima teman untuk menginap. Apalagi seorang wanita. Namun kini, untuk pertama kalinya, Arga membawa teman wanitanya ke apartemen miliknya. Keduanya bingung, saat mendengar bahwa orang tua dan adiknya harus segera ke luar negeri malam itu juga. Waktu menunjukkan pukul tujuh lewat lima menit. Dan tak mungkin juga kalau Arga membiarkan Annisa tidur di luar asrama. Hingga sang adik memberi ide agar Arga dan Annisa menginap di apartemen Arga. Dan inilah akhirnya. Mereka saling diam, salah tingkah karena grogi. Beruntung keduanya sudah makan malam. Bayangkan saja kalau mereka belum makan. Pasti menu malam itu adalah mie instant. Di dalam kulkas pria itu sedang tak ada stok makanan. Niat awaln

