Thirty Nine

1518 Kata

Dehan menyeka airmatanyaㅡkasar, lalu menghidupkan mesin mobilnya kemudian berlalu dari tempat menyakitkan itu. Entah kemana ia membawa dirinya pergi. Yang jelas, saat ini dia ingin sendiri—berusaha menenangkan pikirannya yang kacau akibat perbuatan yang dilakukan adik kandungnya sendiri. Sebenarnya, niat Filzha baik. Hanya saja caranya yang kurang baik. Harusnya dia tidak melakukan hal sehina itu pada kakak kandungnya sendiri. Ia mungkin bisa memakai cara lain untuk bisa mendekatkan Alika dengan Dehan. Bukan dengan cara yang menurut Nayla pun tidak patut dilakukan. Karena itu akan merugikan masing-masing pihak. Contohnya sekarang ini. Dehan terlihat sangat hancur, sedangkan Alika terluka akibat perbuatan Dehan semalam. Dehan tidak menyangka jika orang yang ia sayangi, justru berani melak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN