Dehan dan Alika masih saling berpagutan dalam posisi yang sama. Mereka berdua saling bertukar saliva dan bertukar perasaan. Entah mengapa, malam ini Dehan sangat-sangat merindukan kehangatan dari seorang Alika. Padahal sebelum pergi ke bar, sikapnya sangatlah tidak baik pada calon istrinya itu. Namun berbeda dengan malam ini. Perbedaan itu pun sangat dirasakan oleh Alika. Apa mungkin Dehan mulai menyadari akan rasa cintanya pada Alika? Atau mungkin hanya karena pengaruh dari alkohol yang di minum Dehan tadi? Ya, mungkin saja. Dan semoga ini jalan yang terbaik untuk Dehan agar bisa menyadari bahwa Alika lah wanita yang diidamkannya selama ini. Dialah yang selalu mengerti bagaimana kondisi hati Dehan, meskipun sangat sulit menebaknya. Selang beberapa menit kemudian, Dehan melepas pagutann

