Fifty

1767 Kata

Sepeninggal Alika, Nayla, dan Key, dua orang penjahat licik itu meringis kesakitan sambil terduduk di lantai. Grace terlihat sangat marah sekali pada Gerald. Matanya menatap tajam dan gelap. "Kau itu bagaimana sih?! Sama wanita saja kalah! Lemah!" "Ck, dia kuat. Ini kedua kalinya aku berkelahi dengannya. Sebelumnya dia sudah memukulku sewaktu aku mengantarkan Alika pulang ke rumah. Dia memang sangat kuat. Kau tidak merasakannya." Gerald mendengus kesal. Grace mengusak wajahnya kasar. "Lalu, bagaimana dengan dokumen itu, hah?! Kalau sampai ketahuan, bisa mati kita! Kau tahu tidak resikonya apa, hah?! Kita akan masuk ke penjara, menggantikan posisi Dehan di sana! Dasar tidak berguna!" Nada suara Grace terus saja meninggi. Ia benar-benar kesal pada pria beparas tampan itu. Pasalnya, Gerald

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN