Perfect-V

1685 Kata

Seperti yang sudah disepakati, aku janji menemui Haikal di kafe yang disampaikannya di telepon. Tempatnya tidak jauh dari lobi. Menarik napas dalam-dalam, membuang jauh pikiran buruk soal apa pun dan melepaskan segala energi negatif yang bercokol di pikiran, aku menghadapi Haikal dengan tenang. Di kafe aku melihat Haikal sedang duduk di sebuah sofa samping kaca besar yang menghadap ke sebuah perkebunan. Aku tersenyum menatap laki-laki itu. Dan melangkah ringan mendekat padanya. "Mas Haikal?" tegurku begitu berada di samping Haikal. "Hay, silakan duduk." "Mas kok bisa tahu aku ada di sini?" tanyaku tanpa basa basi, setelah duduk di sofa yang menghadap Haikal. "Franda," jawab Haikal. Aku menarik kesimpulan kalau Franda tahu keberadaanku di hotel ini dari Tita lalu menyampaikan pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN