Saat kembali ke kamar aku melihat Franda dan Tita sedang mengobrol santai di atas ranjang. "Aku mau keluar. Kalian mau ikut?" tanyaku, mengambil jaket dari dalam tas ranselku. "Ikut...ikut! Mau ke mana aja?" jawab Tita antusias. "Dia mau kencan berkedok hunting foto," sahut Franda tanpa melihatku. Merasa tersindir oleh ucapan Franda aku lantas duduk di pinggiran ranjang persis di samping Franda. "Kamu kenapa nggak jujur aja sama kita kalau mau bareng Haikal?" tanyaku baik-baik. "Anjir! Jadi lo bareng Haikal ke sini? Gue nungguin elo sampai bengek, bangke!" kesal Tita hendak menoyor kepala Franda, tetapi aku lebih dulu menepis tangan Tita. "Kamu tahu dari mana kalau aku ke sini sama Haikal?" tanya Franda padaku. "Aku baru ketemu Haikal. Dia bilang kalau ke sini sama kamu," j

