~DANIYAL~ Mau tahu s**t moment paling s**t nggak? Ya situasi yang sedang gue hadapi saat ini. Gue dituntut menjadi pribadi tenang, dan sabar dalam menghadapi segala situasi, sekalipun itu paling buruk. Di hadapan gue berdiri laki-laki yang sudah gue anggap sebagai abang, sedangkan di samping gue berdiri perempuan yang baru saja memutuskan untuk melepaskan laki-laki yang pernah mencintainya demi gue. Kurang s**t apa lagi coba? "Kalian berdua kenapa bisa bersama?" tanya Haikal, menatap gue dan Upik secara bergantian. "Kebetulan lo ada di sini, ada yang mau gue sampein ke elo, Bang. Kita ngobrol di kafe aja," jawab gue, mempersilakan Haikal untuk melangkah lebih dulu. Sesaat setelah Haikal berbalik badan dan mulai melangkah, gue menoleh pada Upik. "Kita ngomong sekarang aja," ujar gue.

