Salah Paham

1770 Kata

Kata dokter, janinnya kuat. Meski benturan cukup keras, kandungan Qonita baik-baik saja. Dia diizinkan pulang dengan catatan, tidak banyak bergerak. Makanya sepanjang acara Qonita hanya duduk di kursi roda. Tersenyum pada tamu undangan yang kebanyakan teman-teman kampusnya. Hanya ada beberapa orang koleganya Rislan dan Hana. Seperti dugaan Gadis saat di rumah sakit, melihat Hana sekarang memang agak berubah. Tidak murah senyum seperti awal-awal pernikahan suaminya dan Qonita. Dia hanya duduk diam dan sesekali tersenyum paksa pada orang yang mengajaknya berbicara. Hidup dalam keluarga poligami memang berat. Menjadi istri pertama harus sabar. Jadi istri kedua harus sering mengalah. Suami tidak boleh egois. Hal yang sulit untuk kebanyakan manusia. Seperti Hana yang semula begitu bersemang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN