Semua barang Gadis telah dibereskan Dokter Aksa. Tempat tinggal yang dipilih dekat dengan kampus, tempat Gadis menempuh pendidikan. Dua hari lagi dia akan siap belajar. Rasanya sudah tak sabar, duduk di bangku kuliah dan menerima ilmu dari pendidik profesional. Sudah empat hari di sini, mereka baru mengurus urusan Gadis. Sekarang waktunya bertemu Wulan. Gadis deg-degan, mencemaskan drama apa yang akan disuguhkan Dokter Aksa bersama Wulan dan suaminya. Karena tidak tahu alamat kakaknya, Gadis diam saja ketika Dokter Aksa mengajaknya ke stasiun komuter. Saat diberi koin plastik seukuran biji karambol kecil, Gadis mengernyit bingung. Memandang barang tersebut sambil bertanya-tanya, buat apa barang ini. "Itu namanya Token, Dis. Semacam tiket gitu. Nanti sampai stasiun tujuan, tokennya di

