Seika pun kembali membaca surat perjanjian yang diberikan Devan. Di surat tersebut tertulis dengan jelas kalau dia akan menjadi pengasuh Cherry dan harus berada di sisi anak itu setiap kali dibutuhkan. Devan bahkan membayarnya sepuluh kali lipat dari gaji bulanannya sebagai office girl jika dia menerima tawaran tersebut. "Bagaimana, Seika? Apa kamu sudah paham?" Seika mengangguk kaku. Jujur saja dia masih terkejut karena Devan tiba-tiba menyodorkan surat perjanjian yang isinya tidak masuk akal pada dirinya. "Kenapa Bapak tiba-tiba memberi saya surat perjanjian ini?" "Saya ingin kamu menjadi pengasuh Cherry." "Iya, saya tahu. Tapi kenapa harus saya?" "Karena Cherry suka sama kamu." Seika tertegun mendengar jawaban Devan barusan. Dia tidak pernah menyangka Devan rela melakukan semua i

