Raya memegang dadanya, jantungnya berdegup kencang. Ia tidak menyangka akan bertemu Hana. Selama ini mati-matian Raya menghindari mereka semua. Raya panik saat tadi Hana memanggilnya. Raya terlalu takut sampai ia memilih kabur untuk menghindari Hana. Raya takut jika Hana melihat kondisinya yang tengah hamil seperti ini. "Kenapa, Raya?" tanya Ibu Ima. "Bu..." Raya menoleh dengan wajah ketakutan. "Ada apa?" Bu Ima duduk di sebelahnya. "Bu, tadi Raya ketemu Kak Hana," ucap Raya. Selama tinggal dengan Bu Ima dan Bu Nur, Raya selalu jujur dalam hal apa pun termasuk kehidupannya dulu. "Yang kamu ceritakan itu?" Raya mengangguk. "Terus kenapa kalo kamu ketemu? Wajahmu kelihatan ketakutan." "Raya takut Bu buat ketemu sama mereka lagi. Raya nggak siap." Bu Ima mengelus kepala Raya dengan

