“Maaf … aa---aku tidak sengaja, kau membuatku terkejut.” ucap Enid terbata sembari menutup mulutnya dengan telapak tangan, tak percaya apa yang baru saja ia lakukan. Menampar wajah Negan sekuat tenaga hingga berpaling ke samping. Telapak tangannya sendiri bahkan merasa kesakitan saat beradu dengan rahang kokoh pria itu. Negan mengatur nafas setelah terpaku beberapa saat. Ia kemudian berusaha tersenyum mengabaikan rasa panas di satu sisi wajahnya. “Tidak apa-apa,” ucapnya santai dan berusaha menahan diri agar tidak menyentuh bekas tamparan Enid. 'Makan apa wanita hingga punya tenaga sebesar itu.' Negan membatin sembari memasang senyum. “Itu pasti sangat sakit” Lirih Enid. Bekas tamparan tangannya begitu kentara di wajah Negan yang berkulit putih. Negan menggelengkan kepala.“Aku justr

