25. Berkumpul

1583 Kata

"Bohong!!" teriak Eleana menepis tangan Erland. Gadis itu berlari meninggalkan Erland seorang diri di pemakaman. Ia mengira, Erland tidak mengejarnya. Namun, saat dirinya hendak melewati mobil yang tak asing itu, lagi-lagi sebuah tangan mencekalnya. "Lepas!!" pekik gadis itu berusaha melepaskan cekalan tangan pria yang langsung menyeretnya menuju mobil dan memaksanya masuk. Eleana terus menolak. Tak segan, ia menginjak kaki suaminya dan berlari. Sontak, Eksa langsung mengejar dan berhasil menangkap istri tuannya. Dengan kaki yang masih terasa sakit, Erland menghampiri mereka. Ia menyingkirkan tangan Eksa dan menggenggam tangan Eleana. "Ayo pulang, kita bisa memulai semuanya dari awal," bujuknya menatap lekat manik mata gadis yang bergeming di tempat. "Aku berjanji untuk berubah."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN