Waktu menunjukkan pukul 15:00 Lea dan keluarga sudah sampai di butik tempat mereka akan melakukan fitting gaun pernikahan. Ternyata keluarga Zavir sudah disana lebih dulu.
Setelah saling menyapa, waktunya Lea mencoba kebaya untuk akad. dan Zavir setelan jas. Setelah mencoba gaun untuk akad. Mereka memilih gaun untuk acara resepsi.
Gimana vir, Le... Mau pakai gaun adat apa? Tanya rahma.
"Kalau Zavir ngikut Lea aja ma dia mau konsep pernikahan seperti apa."
Kalau misalnya gak pakai baju adat gimana tan?
" kok masih panggil tan sih Le...panggil aja mami biar sama seperti Zavir. Memangnya kamu pengen konsep seperti apa?.ucap Rahma.
"hehe... Iya mi. Kalau menurut Lea, gimana kalau untuk Akad Lea pakai kebaya putih, dengan hiasan adat jawa,modern, terus kak Zavir pakai style pangeran Arab. Untuk resepsi yang pertama jam 19:00 sampai jam 20:30 pakai baju pengantin HIndia,Terus yang kedua pakai baju internasional, Lea pakai gaun ala princes tapi yang sedikit simple, terus kak Zavir pakai tuxedo. Gimana?. Usul Lea.
" emmm... Kamu kenapa pengen Zavir pakai pakaian arab dan hindia le". Ucap mamanya.
" ya karna wajah kak Zavir kan ada Arab-arabnya, jadi sepertinya bagus aja kalau pakai style seperti itu. Dan katanya temen Kak Zavir yang jauh banyak yang datang, jadi menurut lea di jam pertama acaranya sedikit formal, terus biar gak monoton, di jam yang mulai malam kita buat acara fun party gitu. Soalnya katanya juga jam undanganya berbeda antara kolega sendiri, dan teman. Dan lea juga pengen pernikahan yang mengesankan. Ucap lea lirih.
Semuanya tertawa mendengar perkataan Lea yang lucu seperti anak kecil yang memohon dan terlihat antusias dengan pernikahanya. Semua keluarga bahagia, terutama keluarga lea yang awalnya mengira bahwa lea akan masa bodoh dengan urusan pernikahanya, berhubung ini perjodohan yang tidak pernah di inginkan oleh lea, dan lea sempat diam tanpa kata selama beberapa hari. tetapi, melihat sikap lea hari ini, terlihat sepertinya dia sudah ikhlas menerima pernikahanya dengan Zavir.
" Tapi undangan sudah mulai di cetak. Dan tidak sesuai dengan tema Lea" ucap Hendri".
" menurut Zavir ide lea keren". Lagian juga agar pernikahanya beda dari yang lain. Kalau masalah itu biar nanti di buatkan yang versi digital pa, yang di dalamnya terdapat rangkaian acara resepsi, tinggal di bagikan ke semua undangan.
" bagus sih... Tapi memangnya orang undangan masih sempat buat yang versi digital?".
" kalau itu nanti biar Zavir yang urus".
"baiklah".
Menurut saya itu juga ide yang bagus, tapi membutuhkan waktu dan juga tenaga yang lebih banyak. semoga dengan waktu yang mepet bisa membuat acara yang seperti itu. "ucap teresia".
" kalau masalah itu tenang saja, saya akan menutup hotel sejak H-3 acara dan menyuruh staf hotel untuk membantu." ucap Haryo". Karena itu hotel milik keluarga Zavir sendiri.
"baiklah kalau begitu" ucap teresia".
Ya sudah kalau begitu kalian tinggal pilih warna bajunya aja.
Oh ya le... Kamu masih butuh bridesmaid lagi apa gak?.
Ya...butuh sih ma... Yaudah sahabat-sahabat kamu, Suruh jadi bridesmaid dan suruh kesini sekarang untuk ukur baju mereka biar sekalian, soalnya kasihan kalau mereka harus jahit sendiri dan gak keburu. Kalau kaka luna sama kak zaskia udah mami kasih kain, mereka jahitin sendiri. Ucap Nisa".
Tapi... Aku tanya mereka dulu ya...
Grub chat para harim cantik
Lea : guys.... Kalian mau gak jadi bridesmaid aku?
Ana : mau dong Le...
Adel : harus itu..
Rani : mau banget...
Nita : mau le...
Lea tersenyum melihat chat mereka
Lea : kalian sudah gak marah lagi sama aku.
Rani : kita bukanya marah le, cuman sebel aja kamu bohongin kita, dan hanya crita sama ana.
Nita :iya... Tapi kita juga gak pengen ketinggalan jadi bridesmaid kamu.
Lea : maaf ya... Kalau gitu kalian datang ke Queen Wedding ya... Aku sharelok.
Adel : sekarang Le..
Lea : iya sekarang.
Rani : oke... Nita aku jemput ya...
Nita : oke ran.. Mandi dulu.
Lea : hadija harim cantikku??
Harim cantik....
Astagfirullah... Lea kaget sambil mengelus dadanya... Kakak sejak kapan duduk di samping lea, dan baca chat lea coba".ucap lea kesal.
"Zavir hanya tersenyum.... Kamu tu ya.. Terlalu fokus sama ponsel sampai gak sadar kalau calon suaminya duduk disamping.
" ya... Tapi lain kali jangan gampang lihat chat Lea.
" memangnya kenapa?".
" privasi....".
Tapi kakak gak janji loh ya...goda Zavir. Kakak seneng deh Le... Kamu masih mau ikut campur dalam persiapan pernikahan ini" . Ucap Zavir sambil tersenyum.
kok gitu sih... Ya. Prinsip Lea kalau bisa, nikah itu seumur hidup sekali. dan memang dari dulu kalau lea nikaj pengen konsep pernikahan lea seperti ini.
" jadi ini konsep yang kamu rancang sejak dengan pacar kamu?". Zavir sedikit kesal kalau ternyata konsep ini di rancang Lea ketika bersama pacarnya.
"haduh.... The king of jealous, mulai lagi deh... Ya... Hanya sebagian konsep buat lea aja, kalau konsep laki-laki beda. Karna kakak sama dia beda. Jadi gak akan cocok menggunakan konsep yang sama.
Zavir merasa sedikit lega...." Emangnya perbedaan kakak sama dia apa?".
Rahasia,.... Yang jelas beda jauh....
" coba kakak lihat fotonya, apakah dia lebih tampan dari kakak". Sambil ingin mengambil hp lea
"ih... Gak mau, menjauhkan hp.nya. Lea lagi gak ingin berdebat atau bertengkar sama kakak. Jadi tolong berhenti ya... Lea menegaskan.
" kalau gak mau bertengkar atau berdebat, berarti bermesraan aja, goda savir.
Ih.... Apa.an sih... Lea sangat kesel dengan Zavir karna makin kesini, Zavir terlalu terus terang denganya, dan Lea belum terbiasa dengan itu.
**
Waktu adzan magrib tiba. Lea, zavir dan keluarganya sholat magrib bergantian. Karena urusan mereka masih sangat banyak. Setelah selesai sholat Zavir menghampiri maminya. "mi... Kita gak ada prewed untuk di pajang di acara pernikahan?" ucap Zavir".
"kamu mau ada prewed?".
"ya kalau bisa mi".
Coba mami tanyakan ya...
Maminya berjalan menuju ke teresia owner di sini, mb tere... Kalau misalnya mau prewedd masih sempat gak ya?. Tanya Rahma ke teresia
Emmm, kalau untuk sekarang sih studio masih kosong bu... Tapi tata riasnya gak ada , Kalau mau merias sendiri gpp karena makeup ada, dan konsepnya juga hanya bisa di dalam studio., soalnya mulai besok sudah full untuk prewedd,. "ucap tersia".
"oh... Gitu.... Ya.. Tapi fotografernya ada ya. Saya soalnya gak ngurusin itu, dan tiba-tiba Zavir tanya". Ucap rahma.
Kalau fotografer suami saya bisa.
Yaudah kalau gitu saya tanya dulu sama Zavir".
Baik bu....
Rahma berjalan menuju ke tempat Zavir berada, ternyata di sana sudah ada Lea dan juga para sahabatnya.
Loh... Udah pada datang ya...
Kemudian ana, adel, nita, dan rani, berdiri dari tempat duduknya lalu menyalami rahma bergantian.
Rahma menerima dengan senyuman, dia merasa senang ternyata sahabat-sahabat lea para gadis yang sopan dan berhijab semua, bahkan ada yang bercadar.
Kalian sudah selesai ukur baju? Tanya rahma.
"sudah tante jawab mereka berempat bersama".
Oh ya... Vir katanya tadi bisa, dan hanya bisa malam ini, tapi hanya bisa foto di dalam studio, dan MUA.nya lagi kosong kaluau mau harus make up sendiri. Kamu mau apa gak?
Loh...ada prewedd mi? Tanya lea tidak mengerti.
Zavir tadi minta". Ucap rahma.
Kalau Zavir sih gak papa mi, tapi gak tau lea bisa make up sendiri apa gak?.
"aku bisa kok tan, tapi lagi gak bawa peralatan make up" ucap nita mengajukan diri, nita memang yang paling jago make up diantara berlima, dan para sahabatnya sering di jadikan barang percobaan make up.nya.
Wah...bagus kalau gitu. Jawab rahma lega.
"memangnya harus ada prewedd ya kak?" ucap Lea".
"ya biar ada yang bisa foto yang di pasang di dekor le".
" kan ada foto pertunangan".
" itu ya beda lah le.... Udah ayo aku dandanin kamu, sambil menarik tangan lea cukup 20 menit aku dandanin lea, kalau konsepnya sederhana," ucap nita".
Zavir mengikuti nita dan lea menuju wardrop. Rani juga telah memilihkan pakaian untuk Zavir agar berganti pakaian, dan dengan cepat dia make over lea menjadi cantik dengan menggunakan gaun warna pink pastel dengan hijab hijau pastel.
Setelah selesai nita mengantar lea ke studio pemotretan, dan ternyata Zavir sudah di sana dengan menggunakan jas mix antara warna pink pastel dan hijau pastel. Mereka terlihat cute dan serasi.
Foto telah selesai di ambil dengan gaya yang sederhana tapi terlihat cute.
Zavir melihat hasil foto dan memilih mana yang akan di pajang di acara pernikahan, foto-fotonya terlihat bagus semua walaupun dengan pose tanpa bersentuhan dan background yang sederhana.
" mas tolong kirim ke saya semua ya... Ucap Zavir ke fotografer".
" oke bro".
Foto telah di kirim ke hp Zavir.
Setelah selesai semua urusan di butik. keluarga lea, keluarga Zavir dan sahabat lea pulang.
**
Setelah sampai di rumah lea langsung, mandi, ganti baju, sholat dan ingin langsung tertidur, tapi hpnya berbunyi.
Clintung... Tanda ada notifikasi masuk, dia membukanya, ternyata Zavir.
Zavir : udah tidur le?
Lea : ini mau tidur.
Zavir : yaudah kalau gitu cepet tidur, besok jam 9 kita pergi ke kantor KUA, untuk melengkapi berkas-berkas yang kurang.
Lea :iya.
Zavir : ya udah, besok kakak jemput. Selamat tidur calon istriku....
Lea tidak membalas, dia sibuk chat ardi tapi hanya centang satu. Sudah 1 minggu handphone Ardi tidak aktif. Lea khawatir, takut terjadi sesuatu padanya. Karna walaupun ardi ujian atau sibuk dengan kuliahnya, dia akan tetap memberi kabar sebentar, tapi seminggu ini ardi menghilang tanpa kabar sedikitpun.
Kemudian Lea mencoba menghubungi sahabat Ardi, satria dan kebetulan masih online tertulis di bahwa nama ponselnya.
Lea : Assalamualaikum mas satria....
Satria : waalaikumsalam Azalea, ada apa?
Lea : mau tanya tentang kabar Ardi bagaimana, soalnya sudah 1 minggu nomornya tidak aktif dan tidak ada kabar. Jadinya Lea khawatir.
Satria : Memangnya Ardi gak pamit sama kamu?.
Lea : sebelumnya sih cuman pamit selama dua minggu mau ujian dan praktek, tapi biasanya juga no.nya masih aktif dan ngasih kabar walau sebentar tapi ini sama sekali tidak. Apa dia baik-baik saja?.
Satria : dia baik-baik saja kok le... Kalau ujian juga kita sudah selesai Cuman akhir-akhir ini aku jarang bareng sama Ardi, yang aku tau dia sibuk menemani salah satu dosen untuk ke desa terpencil dan akan pulang sekitar 5 hari lagi, mungkin disana tida ada jaringan.
Lea : yaudah makasih infonya ya kak... Maaf malam-malam udah ganggu.
Satria : iya gpp le... Santay aja.
Lea bingung kenapa ardi tidak mengatakan kepadanya ya.... Tapi mata lea sudah sangat mengantuk. Akhirnya dia tertidur.
**
Di sebrang telp.
Sampai kapan elo nyembunyiin ini dari Lea di? Ucap satria"
"gue cuman gak mau melihat dia khawatir dengan kondisi gue" ucap Ardi.
"jadi elo rela kalau lea jadi milik orang lain?. Sebentar lagi dia akan nikah di".
Itu lebih baik daripada dia sama gue, seenggaknya ada yang ngejaga dia menggantikan gue, karna gue lihat pria itu sangat mencintai lea.
"tapi jika di lihat dari senyum lea di foto itu, dia terpaksa".
"entahlah....
Kira-kira apa ya yang di sembunyikan oleh ardi. Yang tau jawab di komen ya...