Bab 42

2025 Kata

Seperti biasa, Vivi selalu bangun begitu alarm di atas nakas berbunyi. Tidak peduli di mana pun berada, alarm harus selalu tersedia. Tanpa jam alarm dia tidak akan bisa bangun tepat waktu. Pernah dulu sewaktu kuliah jam alarm-nya rusak, dan sudah bisa ditebak, dia terlambat bangun dan bolos satu mata kuliah. Rasanya sangat menyebalkan, dia juga kecewa pada dirinya sendiri. Sejak saat itu, Vivi tidak pernah lagi lalai memeriksa jam alarm-nya, satu hari pun. Dia tidak ingin segalanya menjadi kacau hanya karena dirinya yang terlambat bangun pagi. Walaupun sudah terbiasa, tapi dia tetap memerlukan bantuan alarm untuk bisa bangun tepat waktu. Kalau di rumahnya, setelah bangun pagi dan mandi Vivi akan segera ke dapur. Di rumah orang tuanya tidak demikian. Bunda selalu bangun lebih pagi darinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN