Rumah tanpa Vivi terasa sangat sepi bagi Bara. Begini jugakah yang dirasakan Vivi saat dirinya tidak ada di rumah? Ia sangat keterlaluan kalau begitu, begitu tega meninggalkan istri yang dicintainya sendirian di rumah begitu lama. Bahkan dengan egoisnya ia menyalahkan Vivi atas apa yang terjadi pada mereka, mengapa mereka sampai tidak saling bertemu secara langsung selama dua minggu. Ia menyalahkan pekerjaan Vivi. Betapa jahat dirinya sebagai suami, Vivi saja mau mengalah menemuinya di kafe, menyisihkan waktu dari pekerjaannya yang sangat memeras otak. Sementara dirinya justru tidak mau mengalah, ia menyerah pada rasa lelah yang selama ini selalu ditaklukkannya. Ia lupa kalau dulu selalu pulang ke rumah walaupun sedang berada di luar kota. Tak pernah ia.mwninghalkan istrinya sendirian di r

