Menantikan kehadiran seseorang di sisa waktu yang dijanjikan memang membuat rasa harap cemas. Pikiran negatif yang tadinya diminta untuk tetap jauh, kini mulai mendekat memenuhi isi kepala. Tak ingin berprasangka buruk, tapi janji yang selalu dilupakan membuat hati tak dapat lagi menahan beban. Arraya menatap lekat ke arah jam dinding untuk ke sekian kalinya. Kali ini, jam sudah menunjukkan ke arah 4 lewat 30 menit. Sudah 30 menit berlalu, dan ia masih menunggu orang yang sama. Suaminya masih belum kunjung kembali dari waktu yang telah dinantikan. Arraya menutup mushaf Al-Qur'annya. Waktu subuh sudah berlalu, ia bahkan juga sudah membaca Al-Qur'an hampir 3 halaman. Raya membuka mukenanya lalu menggantinya dengan khimar berwarna hitam. Ia keluar dari kamarnya dan segera turun ke lantai ba

