Hari ini Arraya sudah boleh kembali ke rumah. bukan rumah orang tuanya atau rumah yang ia sewa selama ia kabur, melainkan ia kembali ke rumah Adnan. Mobil mereka kini sudah sampai di garasi. Adnan langsung keluar dari mobilnya dan membukakan pintu untuk istrinya keluar. "Pak, tolong bawa masuk semua barang yang di bagasi ya," perintah Adnan pada supir pribadinya. Adnan langsung menntun Arraya untuk berjalan bersama masuk ke dalam rumah. "Aku bisa jalan sendiri, Mas." Arraya menggeser pelan tangan Adnan yang kini melingkar erat di pinggangnya. Seolah takut jika Arraya tidak mampu berjalan dengan kedua kakinya sendiri. "Nggak, Mas harus jaga kamu." "Mas ih, nggak boleh posesif gitu," ujar Arraya dengan tertawa kecil. "Mas nggak posesif, Ra. Mas cuma mau semuanya aman kembali. Mas benera

