Arraya menghela napas panjangnya. Melepaskan semua kegelisahannya pagi ini. Langkah kakinya sudah mantap untuk memasuki gedung kantornya. Sejak menikah dengan Adnan, Arraya memang masih terikat kerja dengan perusahaannya. Hanya saja Arraya mengambil cuti menikah sedangkan Adnan tidak. Arraya terus maju selangkah demi selangkah. Melewati lobi, masuk ke dalam lift, dan berdesakan dengan rekan sekantornya yang lain di dalam lift. Kepalanya diam menunduk. Sesuai dugaan, ia memang akan mendengar gunjingan dari orang-orang tentang dirinya. Tentang pernikahannya. Tentang Luthfi dan juga Adnan. "Kasihan ya Luthfi." "Gila, gue nggak nyangka. Kelihatannya doang tuh cewek alim." "Luthfi meninggal, dia malah nikah sama cowok lain." "Harusnya emang dari awal Luthfi nggak usah deketin si Arraya. Ar

