Mbah Suro menimang-nimang kendi di tangannya. Belakangan ini dia sering membawanya kemana-mana. Suara ghibahan Inul telah menemaninya dan membuatnya melewati waktu dengan cepat. Tak sadar Mbah Suro menganggap kendi ajaibnya seperti radio rusak yang membuatnya terhibur sepanjang waktu. “Jadi bagaimana kabar Bu Wongso, ibu RT yang super pelit itu setelah tahu diam-diam suaminya memakai uangnya untuk main togel?” tanya Mbah Suro penasaran. Dasar hantu ghibah, meski yang mengajaknya ghibah adalah musuhnya ... Inul mengiyakan dengan senang. Walau sempat jual mahal. “Mbah itu kan dukun toh. Seharusnya bisa menebak apa yang akan terjadi.” “Saya ndak tahu. Ilmu saya ndak saya pakai untuk urusan ghibah!” Mbah Suro mendengkus kasar. “Kok bisa ndak tau toh? Apa kesaktian Mbah sudah luntur?” panc

