“Tumben kamu menjadi tega pada Giozan?” tanya Kasandra menyesap kopinya setelah mereka makan siang. “Apalagi yang bisa ku lakukan selain tega kepadanya? Aku sudah muak setiap hari harus di datangi.” “Kamu tidak kasihan kepadanya?” “Tentu saja aku kasihan. Maka dari itu aku menyuruhnya berhenti menemuiku karena aku kasihan kepadanya,” jawab Sarena mengelus leher belakangnya. “Aku pagi ini bertengkar lagi dengan Jeff, dia marah karena aku terlalu dekat dengan Giozan. Aku tidak mau ada masalah yang dapat membuat Jeff berubah lagi.” “Benar ada baiknya menghindari yang dapat membuat berubah, ‘kan?” Sarena menganggukkan kepala. “Aku juga melihat kemarahan di wajah Jeff.” “Ya siapa yang tidak akan marah, kecuali dia tidak sayang sama kamu,” sambung Kasandra. “Oleh karena itu aku memilih ti

