20

1094 Kata

“Neng Edna hamil?” Edna yang sedang mengecap jari-jarinya yang terkena kuah kacang, hanya terpana mendengar perkataan mang Ujang. “Hamil? Aya aya wae ah si mamang” bibirnya tersenyum, tapi dalam hati ia mulai menghitung sudah berapa lama ia telat datang bulan. “Si ambu dulu, pas hamil selalu minta di beliin rujak” mang Ujang tersenyum penuh arti, ia sudah menikah 20 tahu lebih, dan sudah punya 5 anak. Kalau melihat perempuan hamil dan melahirkan, mang Ujang sudah terbiasa. Perkataan mang Ujang tadi pagi menjadi awal doanya di kabulkan Tuhan. Tadi dokter bilang kalau kandungannya sudah menginjak usia 3 minggu. Pantas akhir-akhir ini ia merasakan sesuatu yang lain ditubuhnya. Payudaranya membesar dengan p****g yang berubah warna dan rasanya sakit sekali. Belum lagi nafsu makan yang melon

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN