Bab 9

982 Kata

Bab 9 Andai rezekiku sudah habis diturunkan dari langit, tentu amalanku juga akan tertutup untuk naik ke sana. Itu pertanda, namaku tinggal kenangan di pahatan batu nisan. Motor berhenti di masjid, tak jauh dari lorong masuk ke kampung halamanku. Rumah ibadah ini memang paling sering kusinggahi ketika masih kuliah dulu, sampai marbotnya sudah mengenalku. Tak lupa mengambil wudu sebelum masuk masjid, dan langsung melaksanakan dua rakaat. Meski jauh dari kriteria wanita solehah, diri ini berusaha menjalankan sunnah sebagai pengganti ibadah wajib yang tertinggal. Ya, beginilan caraku mengharap ketenangan. Apalagi dalam masalah yang besar menekan jantung seperti sekarang. Andai tak ada setitik iman di dalam d**a. Mungkin aku sudah mencari jembatan untuk melompat ke bawah, mengakhiri segal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN