Bab 12 “Cara gendong bayi bukan gitu, Bang! Sini, sini, ma tante, Sayang. Jangan mau ke Om Gading. Gara-gara dia, hampir membuat kamu celaka.” Reta mendekat dan mengambil alih bayi di gendongan Mas Gading, yang memang terlihat tegang, nyaris tidak goyang di duduknya. Wajarlah, belum pengalaman. Dia menarik senyum kecut mendengar kalimat terakhir adiknya. Aku terpaksa melahirkan caesar. Stres hampir menyebabkan pendarahan. Untung kejadiaannya di depan rumah sakit. Jadi, cepat ditangani. Tak mampu membayangkan andai ... ah, sudahlah. Tak perlu disesali. Yang penting, malaikat kecilku telah lahir dengan selamat. Mas Gading terlihat menunduk. Kuyakin ucapan Reta sukses membuat dia bersalah. Aku tak tahu, kenapa wanita bergincu merah itu sangat marah. Toh kami tidak ngapa-ngapain. Tak membu

