Satu bulan setelah pernikahan Halan,Sara yang memang sudah merencanakan untuk pindah rumah ke tempat sang putra sulung berada. Rencananya ini sudah ia utarakan pada sang putra, walaupun Halan tidak setuju pada awalnya namun Iren justru menyambut senang rencananya itu. Jadi hari ini ia membuat pengumuman bahwa rumah yang ia tempati akan dikontrakan dengan biaya hampir 10 juta tiap tahunnya. Kini ia sedang menunggu jemputan yang akan mengantarnya ke tempat Halan di teras rumah. Senyumannya begitu sumringah dan merasa bahagia namun setelah membaca pesan yang masuk dari menantu perempuannya itu senyuman tadi berubah menjadi kesal. Dalam pesan itu Iren mengatakan bahwa ia tidak jadi menjemput Sara karena sedang ada urusan mendadak. Iren mengirimkan lokasi rumah mereka dan ia juga mengatakan aka

