Vanessa pernah bilang pada Darius jika dia tak pernah benar-benar mencintai Jean. Lelaki itu hanya menjadi boneka yang bisa digerakkan sesuka hati dengan benang yang disebut cinta palsu. Jean akan melakukan apa pun untuk Vanessa. Darius tahu jika cinta Vanessa selama ini untuknya tak pernah seperti itu. Buktinya, ini adalah yang kesekian kalinya Darius meminta jatah, dan Vanessa tak pernah menolak kapan pun dia memintanya. Belaian tangannya terhenti ketika ponsel yang dia taruh di laci samping ranjang bergetar. Darius bergegas untuk mengangkat telepon dari seseorang. Tubuhnya sudah lengkap dibalut pakaian, sementara Vanessa masih anteng terbaring di ranjang berselimutkan kain halus tebal. Berbarengan dengan telinganya menerima telepon, Darius mendapati seseorang membuka pintu dengan

