10. 1

1527 Kata

Jika saja Darius tak tinggal di negara yang memiliki aturan hukum seperti Indonesia, sudah pasti orang yang baru saja meninju wajah di depannya itu akan meregang nyawa detik itu juga. Dan jika saja di dalam ruangan ini tak ada Sean, sahabatnya, tentu luka di wajah Joe akan jauh lebih parah dibandingkan dengan yang Darius miliki saat ini karenanya. “Joe!” Sean meneriakan nama temannya itu dengan nada yang begitu tinggi. Kini sudah tak terhitung lagi rasa kesal yang menumpuk di kepala Sean pada lelaki berkacamata di sampingnya. Baiklah. Soal tuduhannya yang memuakkan itu, anggaplah Sean telah memaafkannya. Namun untuk yang baru saja Joe lakukan pada Darius, sepertinya cukup sampai di situ saja Joe berlaku kurang ajar. “Kenapa sih? Kayaknya semua orang di sini selalu membela Dee sedangkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN