Bab 40. Bocil

1107 Kata

Alex tertawa terpingkal-pingkal. Melepaskan tangan Alex dari pinggangku. "Udah salah, bukannya minta maaf malah ketawa. Heran." Aku menggerutu melihat tingkah Alex yang menurutku kadang menyebalkan, kadang menggemaskan. Eh. Alex membalikkan tubuhku, kami saling berhadapan satu sama lain. Ia mengangkat dagu ini, "Maafin aku, Yang. Gak ada buat kamu kesal apalagi cemburu." Alex berkata sangat pelan tapi embusan napasnya terasa menyapu wajah. Tanpa kusadari, ia menyentuh bibir ini perlahan, perlahan hingga aku pun terbuai, menyambut. Tok, tok, tok. Suara ketukan pintu membuat kami menarik diri. Aku menyeka bibir, begitu pula Alex. Salah tingkah, aku kembali duduk di kursi yang sebelumnya ditempati. "Masuk!" titah Alex menghampiri, mengecup puncak kepala. "Pak Alex, ini pesanannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN