Mama tampak terkejut mendengar ceritaku kalau Mama Alina hidup satu atap denganku dan Alex. "Iya, Mah. Memangnya kenapa? Mama Alina baik kok bahkan sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik. Tadi aja udah bisa diajak ngobrol sama Alex," ucapku mencoba menenangkan mama agar tidak khawatir dengan keberadaan mama Alina di rumah Alex. "Tapi tetep aja, kondisinya masih labil, belum stabil. Duh, Nak ... Mamah jadi takut deh kalau tiba-tiba mamanya Alex ngamuk terus celakain kamu." Duh, mama. Kenapa ngomong kayak gitu? Kalau Alex dengar gimana? Dia pasti tersinggung. "Enggak, Mah. Mama Alina gak berbahaya. Gak suka ngamuk. Alhamdulillah sekarang kondisi mental mama Alina sudah jauh lebih baik ketimbang ketika mama Alina di rumah sakit jiwa," tandasku mencoba meyakinkan mama. Walaupun terl

