Pagi ini, aku dan Alex hendak berkunjung ke rumah mama dan papa. Sebelum berangkat, kami menemui mama Alina. Wanita yang telah melahirkan Alex itu tengah duduk, menghadap jendela kamar di atas sebuah kursi. Suster yang merawat mama Alina berkata, pagi ini mama Alina sarapan sendiri. Tidak disuapi seperti biasa. Tentu saja kabar tersebut membuat kami bahagia. "Mah," sapa Alex, berjongkok di depan kursi yang diduduki mama Alina. Begitu pula aku. "Katanya, tadi Mamah sarapan sendiri. Benar?" Tidak ada respon. Tatapan mama masih lurus ke depan, kosong. Kulihat di atas pangkuannya terdapat album foto keluarga Alex. Album foto berisi kenangan Alex semasa kecil dan remaja bersama mama Alina. Alex menggenggam telapak tangan mama Alina. "Alex senang kalau Mamah mau sarapan sendiri. Pokoknya,

