Usai membersihkan diri, aku dan Alex ke ruang meja makan. Di sana sudah ada asisten rumah tangga kami, namanya bi Romlah. "Malam, Bi," sapaku menarik kursi, duduk di samping lelaki yang kini telah menjadi suami. "Malam, Non." "Masak apa malam ini, Bi?" tanya Alex melihat menu makan malam. "Rendang daging, telor dadar, capcay dan juga itu ... apa ya namanya. Bibi lupa, Den." Bi Romlah yang usianya lebih dari setengah abad menggaruk kepala yang tertutup hijab. Aku dan Alex mengulum senyum melihat tingkah Bi Romlah. Lagian Alex aneh banget, sudah kelihatan menu apa aja di atas meja, masih nanya. Emang jail. "Bibi udah makan belum?" tanyaku mengalihkan kebingungan Bi Romlah. "Belum, Non." "Ya udah makan bareng kami aja. Silakan duduk!" Alex menoleh, kedua matanya memicing ke arahku.

