Bab 15. Doa Tulus

1068 Kata

Langkah kami terhenti ketika mendengar suara seseorang memanggil nama Alex. Aku dan Alex membalikkan tubuh, menatap wanita yang duduk di atas ranjang pasien. Alex menatap intens ibu kandungnya. Tatapan kami bertemu. Kedua matanya berembun. Kasihan sekali Alex, dia pasti merindukan belaian kasih sayang seorang ibu. "Mamah!" Alex tak dapat menahan diri, memeluk tubuh mamanya yang bergeming duduk di atas ranjang pasien. Tampaknya Alex sudah lama sekali tak mendengar mama memanggil namanya. Tanpa terasa air mataku menetes melihat Alex memeluk mamanya. "Mah, Mamah aku kangen Mamah," kata Alex menumpahkan rasa rindu dan kasih sayang pada sosok wanita yang telah memberikan begitu banyak cinta dan kasih sayang. "A-Alex anakku ...," lirih, mama memanggil nama Alex. Lelaki itu menganggukkan kep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN