Sejak acara seminar yang telah selesai lima menit lalu, Berlian merasa ada yang aneh ketika melihat wajah muram Luna. Meski Luna pendiam, tapi tetap saja Berlian bisa mengetahui raut wajah Luna sedang tidak baik-baik saja. Terlebih lagi ketika Luna dan Satria masuk ke kelas ketika acara seminar akan dimulai, sejak saat itu mereka hanya diam saja. Berlian menoleh ke belakang melihat Satria yang tengah melipat tangannya di d**a. Satria hanya diam saja, padahal biasanya Satria yang selalu paling semangat bertanya dan modus kepada mahasiswi-mahasiswi cantik. "Lun, lo nggak apa-apa, kan?" tanya Berlian memastikan. "Gapapa kok, Ber. Gue pulang duluan ya," "Lho, nggak pulang bareng Satria?" Berlian mengerutkan kening. Mendengar namanya disebut membuat Satria menoleh. Luna menggeleng pelan. "N

