Kejadian Tidak terduga

2050 Kata

Marel melihat jam tangannya yang belum di letakkan dimejanya sejak tadi, dia masih merasakan sesak yang sama ketika melihat Felove saat ini. "Pukul sebelas lebih, seorang wanita mengetuk kamar seorang pria di malam hari, apa kamu ti--" Marel terhenti. "Baiklah, maafkan aku! aku tidak punya etika, mengetuk pintu kamar pria di malam hari. Aku sudah tahu kamu pasti akan menolaknya, aku akan kembali!" Felove berbalik dengan secepat kilat untuk turun, dia sadar apa yang dilakukannya itu salah. Tapi, Marel membuka pintunya lebar-lebar kali ini lalu menahan pundaknya hingga Felove kembali berbalik, minuman di dalam cangkir itu sedikit berceceran di dalam nampan. Aku rasa, dia terlalu sensitif malam ini. Seperti ada hal yang membuatnya tidak bisa tidur, batin Marel melihat raut wajah dan mata F

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN