JALAN TERBAIK 20

1710 Kata

#Alifi . . . "A-Alif??!" Aku tersenyum ke arahnya saat aku mendengar suaranya memanggil namaku. Aku merindukannya dan ingin aku memeluknya. "Hai Sil...lama nggak ketemu!" Jawabku enteng. Sebenarnya jantungku berdegup tak karuan tapi aku mati-matian menutupinya. "Ba-baik. Aku....aku ke toilet dulu!" Pamitnya dan langsung pergi. Aku mendesah kecewa atas perubahan sikapnya. Tapi aku suka sama perubahan dirinya. Tak aku sangka dia memilih berhijab. Aku sungguh sangat senang melihatnya. Dia gadisku. Gadis yang sangat aku rindukan. "Mas Alif kenal sama Prisil?" Tanya Dinda tiba-tiba membuat aku tersadar dari lamunanku. "Ya...dia...Prisil!" Jawabku dengan senyum merekah. Ya Allah..mungkinkah Engkau mendengar doaku? Mungkinkah ini sebuah petunjukMu? "Oooh.. dia Prisil Aulia Mas. Pemili

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN