Pagi ini waktu yang tepat untuk melancarkan rencana. Aku sudah mengisi bak mandi dengan air penuh. Tempat itu cocok untuk berendam dan kehilangan napas sebelum Ergi kembali ke rumah karena berkasnya yang tadi malam dia selesaikan ketinggalan. Hal-hal gila itu sangat jelas bagaikan sebuah video HD yang ditayangkan dalam kepalaku. Sejak pagi aku sudah menyiapkan sarapan khusus untuk suamiku. Dendeng balado khas rumah makan padang seberang kantor Papa. Kata Ergi jika dia tak sempat makan, akan memesan nasi dari sana. Aku belajar cara memasaknya dari youtube. Pagi ini akan kubuat hati suamiku senang. Setelah ini, dia pasti akan menangis saat mengantarkan istrinya ke rumah sakit. Aku sangat ingin memberikan Mama pelajaran bahwa seseorang akan terasa berarti saat kita telah kehilangannya.

