15. Nasha

1861 Kata

"Jadi, ini rancangan baru kita?" tanyaku antusias pada para staf desainer yang menjawab dengan anggukan. Ada beberapa baju yang sudah jadi. Sebagian lagi baru proses menjahit. Aku sangat puas melihat kerja semua staf yang sempurna. Mereka memang patut diberi aplaus untuk kerja keras ini. Apalagi, belakangan aku jarang mendampingi mereka. Ternyata tidak ada yang perlu aku khawatirkan. "Good job. Ini sangat mengagumkan. Sepertinya sebentar lagi kalian bisa buka butik sendiri," selorohku, yang diiringi tawa oleh para staf. "Mana berani, Mbak. Kami masih harus banyak belajar. Semua ini terlihat sempurna karena Mbak sudah melengkapi kekurangan kami," ujar salah seorang stafku, Andin. Aku tersenyum kepadanya. "Aku hanya menambahkan sedikit. Kalian sudah sangat berbakat. Hanya perlu berlatih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN