Sudah beberapa hari ini Vio dan Iyan jarang berinteraksi, mereka pun sudah tidak lagi berangkat dan pulang sekolah bersama. Bahkan Vio sudah tidak pernah lagi duduk di balkon jika ada Iyan di seberangnya. Pernah sekali gadis itu sedang melamun di balkon, namun saat Iyan keluar Vio tersadar dan segera masuk ke dalam. Iyan menyadari jika hal itu bukanlah disebabkan oleh datang bulan, melainkan memang gadis itu berusaha menjauhinya. Rasanya sakit melihat seseorang yang kita sukai menjauh secara perlahan. Itulah yang dirasakan Iyan saat ini. Ia menyadari jika perasaannya pada gadis itu telah berubah, entah kapan namun yang pasti kini ia menyukainya. Namun rupanya takdir sedang mempermainkan dirinya. Disaat ia menyadari perasaannya, mengapa takdir tega memisahkan mereka. Iyan mengamati rumah

